Kemudian Sempurna kembali menyampaikan hal serupa kepada oknum tadi agar anggota ormas yang merupakan pemuda setempat diberikan sedikit uang bulanan.
Atas permintaan itu, oknum pengelola judi lantas memberikan Rp100.000 pada anggota ormas tersebut. Namun anggota ormas ini merasa tersinggung karena alasan merasa telajh diacuhkan dana diremehkan.
Anggota ormas ini lantas memprovokasi Sempurna Pasaribu hingga korban kemudian memberitakan lokasi perjudian dekat asrama aparat. Bahkan, Sempurna menulis nama lengkap oknum tersebut dalam pemberitaan dan membuat status di media sosial Facebooknya.
Dari informasi yang didapat, setelah berita tayang ada oknum aparat menghubungi atasan korban meminta agar berita segera di-takedown. Hanya saja, pihak perusahaan tidak mendelete berita itu.
Setelahnya ada juga diduga polisi sempat menghubungi perusahaan online tempat korban bekerja meminta agar pemberitaan dibuat secara halus.