"Sebelumnya pelaku sudah menyiapkan air keras dalam plastik gula dan digantungkan di dekat radiator," kata Martua.
Mereka pun kembali berkeliling ke kawasan Delitua melewati Jalan Stasiun sampai Kuburan Cina dan berhenti di pinggir jalan di dekat Pohon. Di lokasi tersebut, pelaku mengaku ban motor miliknya kurang angin.
"Dia kemudian pura-pura mengecek ban motor dan mengambil air keras yang digantungkan dekat radiator. Tanpa berpikir panjang, dia kemudian menyiramkan air keras tersebut kepada korban hingga dia menjerit kesakitan," kata Martua.
Karena melihat korban menjerit kesakitan pelaku langsung membawa korban ke rumah orang tuanya. Saat itu, korban tidak sadar dan penuh luka bakar dan di bawa ke Klinik Bina di Jalan Cinta Karya.
"Karena klinik tidak mampu menangani, dia kemudian dirujuk ke RSU Mitra Sejati hingga akhirnya meninggal dunia," ucapnya.