“Tidak lama setelah saya kirim, saya langsung ditelpon sama perempuan yang mengaku bernama Laura selaku bidan. Dalam percakapan itu, dia minta saya mengikuti persyaratan dengan mengirim sejumlah foto telanjang,” katanya.
Kemudian YP mengikuti syarat dari pelaku dengan mengirimkan foto telanjang dirinya demi bisa mendapat dana bansos Rp5 juta. Namun setelah itu dia malah diminta uang Rp3,5 juta.
“Karena uang saya tidak ada segitu. Saya minta kurang dan saya hanya mengirim uang Rp300.000 ke rekening atas nama Muhammad Roky. Waktu teleponan ada kawan Laura lelaki mengaku bernama Ruli yang mengaku sebagai polisi,” ucapnya.
Namun sayang setelah ditunggu-tunggu, uang yang dijanjikan tersebut tak kunjung dikirim ke rekeningnya. Bahkan, korban terus mendapat ancaman dari pelaku akan menyebarkan foto-foto telanjangnya.
“Sampai saat ini kami masih mendapat ancaman dari dia bang. Ada belasan orang kami yang jadi korbannya,” kata YP.