Hari Tanpa Bayangan di Sumut Terjadi 13 September

Stepanus Purba
Ilustrasi bayangan. (Foto: Dokumen iNews.id)

"Akibatnya, bayangan benda terlihat menghilang karena bertumpuk pada benda itu sendiri. Karena itu dikenal dengan hari tanpa bayangan," ucapnya. 

Menurutnya, fenomena ini terjadi karena bidang ekuator bumi atau bidang rotasi tidak tepat berhimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi.

Sehingga, posisi matahari dari bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun, antara 23,5 derajat LU s.d. 23,5 derajat LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian matahari. 

"Mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa," ujarnya. 

Untuk wilayah Sumut, Hartanto menjelaskan fenomena ini akan berlangsung pada tanggal 13 September 2021. Namun fenomena ini tidak akan memberikan dampak langsung terhadap kondisi cuaca.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
2 jam lalu

Gempa Terkini Guncang Sukabumi, Cek Kekuatan Magnitudonya! 

14 jam lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,8 Guncang Toli-Toli Sulteng, Dirasakan Cukup Kuat

1 hari lalu

Gempa Terkini Magnitudo 3,4 Guncang Tenggara Jember Jatim

3 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Toba Samosir Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!

4 hari lalu

Gempa M 4,1 Guncang Jembrana Bali, Getaran Dirasakan Kuat Hingga Banyuwangi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal