Menurut Ellin, serangan geng motor itu membuat warga ketakutan dan trauma. Sebab, hampir tiap malam Minggu komplotan geng motor datang dan menyerang perumahan mereka. “Sebagian warga ada yang mengungsi dari rumah yang terkena lemparan batu,” katanya.
Sementara itu, beberapa anggota geng motor berhasil ditangkap petugas gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal. Mereka dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk diperiksa lebih lanjnut.
Serangan geng motor sebelumnya terjadi pada Minggu, 15 September 2019.
Mereka merusak warkop tersebut dengan melemparinya dengan batu, sehingga pengunjung di sana panik.
Aksi kelompok geng motor ini terekam kamera CCTV di warkop tersebut. Mereka tiba-tiba saja datang ke depan warkop dan berbuat kericuhan. Usai berbuat kerusakan, mereka pergi melarikan diri.