Penemuan lantai keramik yang berbeda ini langsung tersebar luas kepada warga setempat. Sejak Minggu malam (13/9/2020) hingga Senin (14/9/2020) dini hari, warga beramai-ramai memadati lokasi rumah ini dan berteriak bongkar, bongkar.
Kejadian ini berlangsung cukup lama akhirnya pihak kepala lingkungan disaksikan dengan warga masuk ke dalam rumah. Karena sudah larut malam, pembongkaran keramik yang dicurigai terdapat mayat ini akan dibongkar Senin siang (14/9/2020).
Meskipun sudah diimbau untuk membubarkan diri, warga masih bertahan di lokasi. Warga mengaku penasaran dengan isi di bawah keramik yang berbeda model di rumah tersebut.