Berdasarkan curhatan Koko yang unggah di media sosial dan menjadi viral terungkap bahwa dia sudah dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka dengan nomor urut 29. Sebelumnya, Koko sudah mengikuti tahap seleksi mulai tahap seleksi baris berbaris, fisik hingga dinyatakan lolos menjadi anggota paskibraka.
Tak hanya itu, Koko juga mengaku bahwa dirinya sempat mengikuti tahap pengukuran baju seragam. Namun, saat karantian namanya tiba-tiba tidak ada dan digantikan orang lain.
Belakangan Koko akhirnya mengetahui bahwa dirinya digantikan oleh pemuda lainnya yang diketahui anak pejabat tanpa mengikuti tahap seleksi seperti calon anggota Paskibra lainnya.
Kondisi ini itu sangat disesalkan Koko karena dia berharap sertifikat tersebut dapat digunakan untuk meraih cita citanya menjadi anggota TNI.
"Kalau memang mengantikan saya, gantikan saya dengan orang yang lebih layak daripada saya. Jangan dengan orang yang tidak pernah ikut seleksi namun tiba-tiba ikut karantina," ungkap Koko dalam video tersebut.
Koko kemudian meralat pernyataannya tersebut usai bertemu dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Labuhanbatu. Koko menjelaskan bahwa anggota Paskibra yang menggantikanya adalah orang yang tidak lulus dalam seleksi Paskibraka tingkat provinsi.
Melalui video yang kembali diunggah di media sosial, Koko menyampaikan permintaan maaf kepada Dispora terkait situasi yang tengah berkembang saat ini pasca-video pertama beredar.