Dia mengatakan, dukungannya bukan sekadar persoalan jabatan gubernur dan kekuasaan. Namun, dukungan itu tulus sebagai wujud cinta dan kasih sayang kepada pemimpinnya. “Kami masyarakat Sumut mencintai sosok pemimpin seperti pak Erry,” katanya.
Rasa keprihatinan sukarelawan dan simpatisan inilah yang mendasari pengiriman puluhan papan bunga di halaman Kantor Gubernur Sumut.
Seorang warga Medan, Ridwan mengatakan, Gubernur Sumut Erry dikenal sangat baik dan sosok pemimpin yang ramah. “Karena tidak jadi maju pilgub, tentu di sisa masa jabatan, beliau dapat memaksimalkan kinerjaya,” tuturnya.
Tengku Erry Nuradi sebelumnya maju bersama Gatot Pujo Nugroho dan memenangi Pilgub Sumut 2013. Dia sebelumnya menjabat sebagai wakil gubernur dan dilantik jadi gubernur setelah Gatot Pujo Nugroho terjerat kasus hukum. Hingga saat saat ini, dukungan kepadanya terus mengalir dan rasa prihatin pun bermunculan yang dibuktikan dengan banyaknya papan bunga di halaman Kantor Gubernur Sumut.