“Alokasi kuota FLPP BRI di 2025 juga meningkat signifikan, dari 17.000 unit pada 2024 menjadi 25.000 unit pada 2025 atau tumbuh 47 persen YoY,” katanya.
Menurut Hery, keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah, perbankan, pengembang, asosiasi, dan masyarakat.
“Hari ini, dari Medan, kita menyuarakan semangat kolaborasi nasional melalui partisipasi 3.000 peserta, terdiri dari developer, kontraktor, pedagang bahan bangunan, dan UMKM. Semangat gotong royong ini menjadi kunci agar backlog perumahan dapat kita kurangi bersama,” tuturnya.