Sebelum kabur dengan cara menembus atap lapas dan memanjat pagar berduri, kedua warga binaan tersebut sudah menyiapkan kain sebagai peralatan.
"Jadi mereka kabur dengan menggunakan kain serta sarung yang diikat sedemikian panjang hingga menyerupai tali," katanya.
Dengan menggunakan kain tersebut, kedua warga binaan tersebut memanjat teralis sampai ke tembok pembatas blok kamar. Berhasil memanjat blok kamar, keduanya kemudian menuju area peranggang kemudian ke pos menara atas di pojok kiri.
"Tidak ada yang melihat aksi kedua pelaku saat kabur. Karena sebelumnya mereka sempat beribadah bersama kami di lapangan," ucapnya.
Untuk mencari kedua warga binaan yang kabur tersebut, Soetopo mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Nias dan Kodim 0213/Nias.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang melihat keberadaan keduanya untuk segera melapor kepada pihak terkait," ujarnya.