"Jadi hari-harinya memang merawat pasien Covid-19," ucapnya.
Wijaya mengatakan Andika sempat dirawat kurang lebih selama dua minggu sebelum akhirnya gugur. Karenanya Wijaya berharap, agar segala amal ibadah para dokter yang meninggal dapat diterima oleh Allah SWT.
"Semoga darmabakti, dedikasi, dan pengabdian beliau akan menjadi suri teladan dan menjadi pendorong semangat bagi tenaga kesehatan dan relawan medis lainnya yang sedang berjuang melawan Covid-19," ucapnya.