Ismail menuturkan bila nanti dari hasil tracing kontak erat ada ditemukan kasus omicorn di Sumut dan hasilnya juga positif akan dilakukan karantina. Kemudian setelah lima hari akan kembali dilakukan tes untuk memastikan apakah positif atau tidaknya.
"Untuk memastikan hal ini, kita juga akan mengirim WGS (Whole Genum Sequencing) nya ke Balitbangkes," terangnya.
Ismail mengimbau kepada masyarakat, bahwa apapun virusnya baik omicorn, delta ataupun varian Covid-19 lainnya, yang utama harus dipertahankan adalah disiplin protokol kesehatan. Baik berupa memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, menghindari mobilitas yang tinggi terutama menjelang tahun baru.
"Karena tahun baru selalu terjadi peningkatan kasus. Tapi sejauh ini di Sumut belum ada (omicorn) karena dalam kasus ini dia di Jakarta positifnya bukan di Sumut," ucapnya.