Saat diamankan, sejumlah mahasiswa tersebut tampak terluka akibat terlibat baku hantam dengan petugas kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya delapan mahasiwa diamankan dan dibawa ke Gedung DPRD Sumut.
Koordinator Aksi Aliansi Pergerakan Mahasiswa Wira Putra mengaku kecewa terhadap sikap polisi yang bertindak represif terhadap mahasiwa. Sementara sejak awal, mahasiswa ingin menggelar aksi demonstrasi yang damai. Wira menilai aparat kepolisian juga bertindak berat sebelah dalam mengawal demonstrasi.
“Tudingan kami sangat beralasan karena sebelumnya massa aksi dari kubu seberang melempari kami, namun mereka tidak ada yang diamankan. Teman-teman dari tadi ada di lokasi ini dan melihat betapa represif petugas kepada mahasiswa,” katanya.