Cerita Warga Madina saat Gempa Mentawai, Panik Tsunami dan Diterpa Hoaks Air Laut Surut

Ahmad Husein Lubis
Warga Mandailing Natal yang berkumpul di lokasi ketinggian usai gempa Mentawai berpotensi tsunami dan tersebarnya kabar air laut surut. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

"Hingga siang ini, informasi yang kami terima warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah mereka masing-masing," ujar Ahmad warga setempat, Selasa (25/4/2023).

Diketahui BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami saat gempa Mentawai. Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan yakni Nias dan Selatan Pulau Tanabala dengan status waspada.

Getaran gempa terasa di beberapa wilayah Sumbar hingga Sumut. Getaran paling kuat dirasakan di Siberut dan Mentawai. Selain itu ada wilayah Labuhan Batu. BMKG juga melaporkan tsunami setinggi 11 cm teramati. Hal ini terjadi pasca-gempa bumi di Kepulauan Mentawai.

Gempa Mentawai ini merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Seusai gempa, sejumlah warga di Mandailing Natal (Madina), Sumut, panik dan mengungsi akibat gempa Mentawai yang diikuti dengan peringatan dini potensi tsunami. Begitu pula dengan warga Padang, Sumbar. Mereka menyelamatkan diri ke sejumlah lokasi di jalan bypass hingga Masjid Raya Sumbar dan Mapolda Sumbar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kebakaran di Pahandut Palangka Raya, 146 Jiwa Mengungsi Kehilangan Tempat Tinggal

22 hari lalu

Bawa Ganja 24 Kg dari Mandailing Natal ke Lampung, Kurir Narkoba Ditangkap di Pringsewu

24 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Tanggamus M4,9 Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

1 bulan lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,5 Guncang Melonguane Sulut Sore Ini

1 bulan lalu

Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal