SAMOSIR, iNews.id – Tragedi Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang terbalik dan karam di perairan Danau Toba menjadi kabar duka yang mendalam bagi masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Puluhan penumpang hingga 1x24 jam masih dinyatakan menghilang dalam peristiwa tersebut.
Di antara ratusan penumpang, salah satu yang beruntung yakni Suhendra (22) warga Pematangsiantar. Dia selamat setelah ditolong kapal warga setempat dan dibawa ke daratan. Selanjutnya, dia menjalani penanganan medis di Puskesmas Simarmata, Kabupaten Samosir, Sumut.
Setelah berangsur pulih, Suhendra membagi ceritanya setelah menjadi saksi hidup karamnya kapal yang diperkirakan membawa 130 penumpang. Dia menjadi penumpang kapal bersama lima kerabatnya yang lain.
Saat naik ke lantai tiga di KM Sinar Bangun, dia mengaku kaget melihat banyaknya penumpang. Sekitar 20 menit kapal bertolak dari Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tiga Ras cuaca sangat buruk. Ombak begitu tinggi dan angin bertiup kencang. Dia merasakan kapal terus bergerak tak seimbang sepanjang perjalanan.
“Saya sempat tanya ke orang yang sudah biasa, apa perjalanan masih jauh. Kemudian dijawab sekitar 300 meter lagi, sudah dekat,” ucapnya.