Briptu Ari Bhakti Torong, anggota Brimob asal Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), terluka parah saat mengamankan aksi anarkistis massa di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. (Foto: iNews).
"Harapannya supaya cepat sembuh. Kalau bisa segera pulang, karena anaknya sudah rindu," ujar dia.
Dia mengatakan, Briptu Ari meninggalkan keluarganya sejak tiga bulan lalu. Kita bayi tersebut sudah berusia enam bulan, dan sangat merindukan sang ayah. Ardianti ingin Indonesia tetap damai, jangan terus-terusan bertikai. Sebab, polisi pun memiliki keluarga yang menanti mereka pulang.
"Anak kami masih kecil, masih butuh ayahnya. Kalau bisa damai, mengapa harus bertikai," katanya.
Meski suaminya terluka parah saat bertugas, dia mengaku, selalu siap melepas kepergian suami sebagai abdi negara menjalankan tugas. Namun dalam kondisi sekarang, dia hanya ingin Briptu Ari bisa segera pulih dan pulang dengan selamat bertemu keluarganya terlebih dahulu.