BINJAI, iNews.id - Seorang anggota Brimob asal Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), terluka parah saat mengamankan aksi anarkistis massa di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Sang istri di rumah kerap resah menanti kabar dari suaminya begitu tahu terjadi kericuhan di sana.
Perasaan was-was selalu menyelimuti perasaan, Ardianti Yohana, istri dari anggota polisi yang menjadi korban kericuhan di Wamena Papua, Briptu Ari Bhakti Torong. Kabar tersebut dia dapat awalnya dari teman suaminya.
"Saat dapat kabar (suami jadi korban), tidak tahu harus bagaimana. Langsung saya telepon orang tua semua. Saya pikir suami saya sudah meninggal dunia," kata Ardianti kepada iNews di rumahnya, Kota Binjai, Sumut, Kamis (26/9/2019).
Dalam kericuhan di Wamena, massa menganiaya Briptu Ari hingga dia terluka parah di bagian kepala dan rahangnya. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami retak di bagian kepala hingga ke rahang.
Keluarga mengaku cemas, karena hingga saat ini kondisinya masih kritis dan belum stabil. Korban kini mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara di Jayapura Papua.