"Namun, dengan alasan tetap memprioritaskan kesehatan masyarakat, maka Kampung Ramadhan yang menampilkan potensi dan beragam jenis makanan serta minuman untuk berbuka puasa harus kami tutup. Kami tidak ingin wabah corona semakin meluas dan menimbulkan klaster baru di Serdang Bedagai," katanya.
Sebelumnya Pemkab Serdang Bedagai menggelar Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Darma Wijaya bersama unsur Forkopimda untuk membahas perkembangan Covid-19.
Bupati dengan tegas menyebut jika saat ini bukan lagi politik, melainkan kinerja dalam menangani pandemi yang akan jadi penentu masa depan jabatan pihak-pihak terkait dan berharap totalitas kerja serta kesungguhan dalam setiap proses percepatan penanganan.
"Tak perlu kita saling buang badan, saling lempar tanggung jawab, semua harus solid. Mari kembali kita kuatkan barisan untuk bersama-sama menghadapi tantangan pandemi ini, demi memutus mata rantai penyebarannya dan kita bisa hidup normal seperti sebelumnya," katanya.