Namun karena minim alat penerangan dan kondisi air sungai masih deras akibat banjir pencarian sulit dilakukan dan dilanjutkan keesokan hari.
Saksi mata Tukiran mengatakan, awalnya dia melihat lima anak-anak di Sungai saat sedang memasang jaring ikan di sekitar TKP.
"Air sungai masih biasa ketika itu, lalu saya lihat anak-anak ini lagi siapkan joran dan umpan. Saya pulang dan tiba-tiba dengar kabar ada kejadian seperti ini," ujarnya.
Saat terbawa arus, korban sempat terlihat hanyut sejauh 20 meter hingga akhirnya hilang. Proses pencarian saat ini masih terus dilakukan petugas gabungan.