"Iya, sejak 24 April 2024 kemarin," katanya.
Pengamat Kebijakan Publik MH Thamrin menyebut penunjukkan Benny sebagai Plh Sekda Kota Medan merupakan sepenuhnya hak prerogatif Wali Kota Medan Bobby Nasution. Selagi orang yang ditunjuk memiliki kompetensi dan dengan proses penunjukkan yang benar, tak ada masalah jika Benny dan Bobby memiliki relasi keluarga.
"Saya pikir ga ada masalah secara kompetensi. Apalagi Pak Benny sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga pernah menjadi Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Medan," kata Thamrin.
Hanya saja, Thamrin sadar betul persoalan relasi keluarga Bobby kini memang menjadi sorotan. Sebab Bobby merupakan bagian dari keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga sedang disorot lantaran memanfaatkan relasi keluarga dalam proses politik dan Pemilu 2024.
"Tapi itu juga penting, karena saat ini memang kita seperti dipertontonkan dengan nepotisme yang dilakukan secara terbuka," ucapnya.
"Nanti akan terbukti, utamanya oleh para ASN di Pemko Medan. Apakah Benny memang layak sebagai Plh Sekda, atau memang hanya buah dari nepotisme itu tadi," katanya lagi.