"Sudah saatnya yang muda karena bakal kreatif dan inovatif. Anak muda itu belum terkontaminasi," kata Sahat.
Dia kemudian mengeluhkan soal sulitnya mengurus sertifikat tanah.
"Mohon ini juga diperhatikan karena mahal sekali urus sertifikat," ucapnya.
Selanjutnya warga bernama Vincent yang bertanya kepada Bobby Nasution, jika nanti memimpin apakah berani tegas kepada pejabat yang tidak melayani masyarakat.
"Kenapa tidak berani menegur? Itu mungkin sudah dapat setoran. Harusnya di birokrasi melayani, kalau ada keluhan dari dinas terkait harus ditindak," kata Bobby langsung menjawab.
Di pemerintahan kelak, Bobby Nasution akan menerapkan merit sistem. Yakni meletakkan pejabat pada posisi sesuai dengan kemampuannya.
"Sesuai profesionalitas pejabat. Saya sudah janji tidak akan terima duit apabila ada yang mau jadi pejabat. Jadi harus sesuai kemampuannya," ucapnya.
Pada kesempatan itu, Bobby juga akan membangun sudut literasi di tiap satu kelurahan.
"Itu untuk menjaga anak-anak muda agar tidak berperilaku negatif. Kami akan siapkan ruang baca hingga wifi untuk memudahkan masyarakat mengembangkan dirinya," kaa menantu Presiden Joko Widodo tersebut.