Ada juga rumah Masniah Br Sipayung (63). Dapur rumahnya terbakar dan menderita kerugian sekitar Rp5 juta.
Ketiga, rumah milik Horna Br Saragih (65). Kondisi asbes dan atap seng rumahnya hangus terbakar dengan kerugian Rp5 juta.
Terkahir rumah milik Naik Damanik (70). Kondisi dinding kanan bagian atas bangunan rumah terbakar dan mengalami kerugian mencapai Rp5 juta.
Iptu Panjaitan mengatakan, pada sesaat sebelum kejadian, pemilik bengkel tengah berada di kedai kopi. Bangunan rumah dan bengkel terbuat dari kayu sehingga menyebabkan api dengan cepat membesar.
Bangunan yang ada di sekita bengkel juga terbuat dari kayu dan bambu. Akibatnya, api dengan cepat membakar bangunan rumah.
Petugas yang melakukan olah TKP usai kejadian menemukan meteran lisrik yang ada di rumah bengkel masih dalam keadaan aktif dan normal.
"Dugaan sementara terjadinya kebakaran tersebut masih dalam Lidik. Data sementara, total kerugian material atas kejadian tersebut sekitar Rp70 juta dan tidak ada korban jiwa," kata Iptu Panjaitan.