“Saya merasa dianaktirikan. Rumah dan perabotan saya semuanya hancur. Saya hanya menerima bantuan dari Pemkot Sibolga Rp1 juta, sedangkan dana rehab dari Pak Jokowi tidak sama sekali,” ucapnya.
Mereka yang kecewa kemudian mendatangi Kantor Kelurahan Pancuran Bambu di Jalan Cenderawasih. Tuntutannya agar pembagian bantuan rehab rumah yang diberikan Presiden Joko Widodo sebesar Rp1,451 miliar dibagikan sesuai dengan kondisi di lapangan dan adil.
Namun pihak Kelurahan Pancuran Bambu yang ditunjuk untuk membagikan dana bantuan rehab rumah tersebut enggan berkomentar.
Diketahui, Presiden Jokowi sebelumnnya datang ke lokasi ledakan bom di Kota Sibolga, Minggu (17/3/2019). Dalam kesempatan itu, Presiden memberi bantuan rehab Rp1,451 miliar.
Presiden menyampaikan, bagi rumah warga yang kondisinya rusak parah menerima dana Rp25 juta, rusak sedang Rp5 juta dan rusak ringan Rp3 juta. Sementara bantuan dari Pemkot Sibolga, masing-masing KK terdampak ledakan menerima Rp1 juta.