"Sementara data yang kami peroleh dari lapangan ada 140 rumah yang terendam banjir," katanya.
Ismail juga menyampaikan banjir itu terjadi juga disebabkan jebolnya tanggul Sungai Belawan yang tak mampu menampung debet air sehingga menggenangi rumah warga.
Sampai saat ini, pihak pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.