"Kami juga telah mengirimkan personel untuk pengamanan Pilkada Serentak 2020 di 23 kabupaten/kota Sumut. Nantinya juga kita akan dibantu oleh personel TNI yang berada di daerah, dalam hal ini Korem dan Kodim. Saat ini pasukan sudah berada di lokasi TPS hingga lokasi paling jauh di Kepulauan Nias," ucapnya.
Lebih lanjut Martuani berharap, pelaksanaan Pilkada 2020 di wilayah Sumut berlangsung lancar dan kondusif, serta tidak terpengaruh situasi politik di Jakarta.
"Mudah-mudahan suasana di Jakarta tidak berimbas ke Sumut. Karenanya, personel TNI-Polri di wilayah Sumut siap mengamankan pilkada. Siapapun yang menghalangi akan ditindak tegas. Tidak boleh ada pihak manapun yang menghalangi hak politik setiap warga," ucapnya.
Sementara itu, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin mengatakan personel TNI dari tiga matra mendukung operasi pengamanan Pilkada Serentak 2020 di wilayah Sumut.
"Melalui patroli ini, kami memberi keyakinkan agar masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya dan tetap laksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ujarnya.
Kepada seluruh personel pengamanan Pilkada, Hassanudin meminta untuk melaksanakan tugas pokoknya sesuai dengan tupoksi masing-masing. Pangdam juga menjelaskan, patroli gabungan skala besar ini untuk mencegah timbulnya kerawanan konflik sosial di masyarakat yang dikhawatirkan akan merusak integrasi bangsa.
"Hal ini yang harus kita waspadai dan jangan sampai terjadi di wilayah Sumut, khususnya Kota Medan dan sekitarnya," ucapnya.