Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka menegaskan pengerahan AWC dan personel merupakan respons cepat dalam kondisi darurat.
“Ini merupakan wujud kesiapan Satuan Brimob Polda Sumut manakala dibutuhkan secara cepat dan mendadak, baik dalam pengamanan maupun penanganan situasi darurat demi keselamatan masyarakat dan stabilitas kamtibmas,” katanya, Rabu (28/1/2026).
Informasi di lapangan menyebut pemadaman tidak berlangsung singkat. Pendinginan dilaporkan masih dilakukan hingga dini hari, sementara kobaran api juga disebut masih terlihat di beberapa titik pada Rabu (28/1/2026) pagi.
Di tengah ramainya informasi di media sosial, pihak perusahaan dan polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. HRD PT Garuda Mas Perkasa, Maya menegaskan kabar korban meninggal tidak benar.
“Isu korban jiwa yang beredar di media sosial itu tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada korban jiwa,” ujar Maya.