Dia juga menyebutkan, enam desa tangguh bencana di daerah ini, yakni Desa Pelokan, Desa Pasar Sebelah, Desa Bandar Ratu, Desa Air Dikit, Desa Dusun Baru V Koto dan Pasar Mukomuko.
Pada 2020, katanya, pemkab berencana kembali membentuk sebanyak empat desa yang masuk dalam zona merah ancaman bencana alam tsunami ini sebagai desa tangguh bencana.
Pemkab berencana tidak hanya membentuk sebagian desa yang masuk dalam zona merah ancaman bencana tsunami. Semua desa sepanjang pesisir pantai yang rawan terkena ancaman bencana alam gempa bumi disusul dengan tsunami juga akan masuk dalam zona merah.