MEDAN, iNews.id - Sebanyak 17 perjalanan Kereta Api (KA) Srilelawangsa dibatalkan PT Railink setelah rel di jalur Medan-Binjai ambles akibat banjir, Kamis (27/11/2025). Gogosan atau amblesan terjadi di KM 15+5/6 petak jalan Stasiun Medan-Stasiun Binjai yang membuat jalur tidak dapat dilalui demi keselamatan operasi perjalanan kereta.
PT Railink menyebut, banjir yang menggerus badan jalan rel menyebabkan struktur jalur di titik tersebut tidak lagi aman. Atas pertimbangan keselamatan, seluruh perjalanan KA Srilelawangsa yang melintasi lokasi terdampak untuk sementara dihentikan. Operasi baru akan dibuka kembali setelah kondisi rel dinyatakan aman oleh petugas prasarana.
Pembatalan meliputi perjalanan dari dan menuju Stasiun Medan maupun Stasiun Binjai sepanjang hari. Adapun rangkaian KA yang dibatalkan adalah KA U75 Srilelawangsa (Binjai–Medan), KA U76 (Medan–Binjai), KA U77 (Binjai–Medan), KA U78 (Medan–Binjai), serta KA U79 (Binjai–Medan). Selain itu juga KA U80 (Medan–Binjai), KA U81 (Binjai–Medan), KA U82 (Medan–Binjai), dan KA U83 (Binjai–Medan).
Pembatalan juga diberlakukan untuk KA U84 Srilelawangsa (Medan–Binjai), KA U85 (Binjai–Medan), KA U86 (Medan–Binjai), KA U87 (Binjai–Medan), dan KA U88 (Medan–Binjai). Selanjutnya KA U89 (Binjai–Medan), KA U90 (Medan–Binjai), dan KA U91 (Binjai–Medan) juga tidak beroperasi. Seluruhnya terdampak langsung oleh kondisi rel yang ambles di KM 15+5/6.
Tim prasarana KAI saat ini tengah melakukan pemeriksaan dan penanganan di lokasi terdampak. Petugas fokus pada penguatan jalur dan memastikan struktur rel benar-benar stabil sebelum dibuka kembali untuk perjalanan. Proses ini dilakukan dengan pengawasan ketat standar keselamatan operasi kereta api.