Wali Kota Prabumulih Disebut ODP, Begini Penjelasan Satgas Corona Sumsel

Sindonews.com
Berli Zulkanedi
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Foto: ANTARA)

PRABUMULIH, iNews.id -Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) ditetapkan masuk zona merah virus corona atau Covid-19. Bukan tanpa alasan, lima warga Prabumulih positif corona di mana empat kasus terakhir pasiennya tertular secara lokal.

Atas hal tersebut beredar rumor jika Wali Kota Prabumulih menjadi orang dalam pemantauan (ODP) karena diduga melakukan kontak dengan korban positif Covid-19 yang meninggal dunia di wilayah Prabumulih.

Menanggapi rumor tersebut, Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Sumsel Yusri mengatakan, jika Wali Kota Prabumulih hanya melayat, maka tidak akan masalah.

Menurutnya, pelayat orang yang meninggal akibat positif corona tidak akan ada masalah asalkan mayat telah diurus dan dibungkus sesuai protokol kesehatan. 

“Aman-aman saja, ngelayat tidak apa-apa. Kecuali mayatnya dibuka dan dicium-cium, itu baru masalah. Kan pemakamannya oleh petugas sesuai protokol," kata Yusri.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

4 Peretas Bobol Dana BOS SMA 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Ditangkap, 2 Orang Buron

57 tahun lalu

Heboh! Peretasan Dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Brutal! Anak Bacok Kepala Ayah Kandung di Lubuklinggau Pakai Parang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal