Vonis Hukuman Mati Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Erfan Ma'ruf
Ilustrasi palu hakim. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19 ternyata jumlah vonis hukuman mati di Indonesia mengalami peningkatan. Berdasarkan waktu, tertinggi pada Maret hingga Juni 2020, saat puncak Covid-19.

Vonis ini diberikan tanpa pertemuan muka langsung, malainkan menggunakan media zoom meeting. Hal itu dikatakan Peneliti Impesial Amalia Sari dalam diskusi virtual, Jumat (12/3/2021). Dia menyebut di saat upaya penyelamatan nyawa di tengah pandemi Covid-19, jumlah masyarakat yang divonis mati pengadilan malah mengalami peningkatan.

"Situasi Covid saat ini tidak menghalangi pengadilan untuk menjatuhkan hukuman mati. Kalau dilihat waktunya tertinggi itu malah Maret, April, Mei, Juni malah puncak puncaknya Covid, ini pas PSBB pertama. Ini bertentangan di satu sisi kita menyelamatkan nyawa tapi di sisi lain kita memvonis orang hukuman mati," kata Amalia.

Lebih mengenaskan lagi kata Amal, saat sistem penjatuhan hukuman mati, sidang tidak dilakukan dengan tatap muka langsung. Alih-alih protocol kesehayan, pengadilan menggunakan media zoom meeting sebagai media sidang untuk memutus hukuman mati.

"Lucunya lagi hukuman mati dijatuhkan via teleconference jadi via zoom call sidangnya. Kemudian nyawa dia disudahi via zoom kan sedih. Kita ghosting via chat aja sakit hati apalagi hidup kita disudahi via video call, sagat tidak etis," katanya.

Persitiwa putusan vonis mati juga terjadi di Singapura, namun peristiwa tersebut dikecam publik. Namun diindinesia Hal itu bahkan Tak mendapatkan sorotan publik.

Di Singapura ada protest juga hukuman mati yang dijatuhkan via zoom call gitu dan banyak yang protes. Jadi sangat disayangkan lagi pandemi (jumlah vonis mati) tetap berjalan bahkan angkanya lebih tinggi," ucapnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Bertambah 6.421, Sumsel Sumbang 33 Orang

57 tahun lalu

Dukung Pariwisata saat Pandemi, Komunitas Motor Bedah Toilet di Dieng Kulon

57 tahun lalu

Ternyata seperti Ini Diet Sehat yang Dianjurkan Ahli Gizi Selama Pandemi

57 tahun lalu

Kapolda Jateng: Bhabinkamtibmas-Babinsa Harus Serius Tangani Pandemi Covid

57 tahun lalu

Aktivis Sebut Banyak Gadis di Sumsel Alami Kekerasan Dalam Pacaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal