Dalam dua potongan video yang beredar, korban balita berusia 4 tahun terlihat diikat tersangka di kursi. Sementara mulut korban dilakban. Korban selama beberapa hari tidak diberi makan. Namun beruntung ada salah satu pengawai yang secara sembunyi-sembunyi memberikan makan kepada korban lantaran merasa iba.
Perlakukan WF ini direkam hingga videonya viral dan diketahui ibu korban berinisial AS (41). Tidak terima dengan hal tersebut, AS langsung melaporkannya ke Polresta Pekanbaru.
Bery menjelaskan, yang merekam video kekerasan terhadap anak itu yakni salah satu karyawan Daycare Early Steps Learning Center Pekanbaru yang telah keluar. Dengan adanya video itu, pelaku tidak bisa membantah. Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Mei 2024.