Ustaz Residivis Perkosa Santriwati di OKU Selatan, Begini Tanggapan Kanwil Kemenag Sumsel

Dede Febriansyah
Oknum pimpinan Ponpes di OKU Selatan ditangkap polisi karena mempekosa santriwatinya hingga hamil. (Foto: Ist)

Deni menambahkan, pihaknya akan memindahkan para santri ke ponpes terdekat, baik di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTS) maupun Madrasah Aliyah (MA).

"Kita tidak perlu menunggu putusan inkrah pengadilan terhadap pelakunya, karena kita berdasarkan ketetapan Kementerian Agama. Ini akan menjadi contoh bagi ponpes lainnya, terlebih pesantren ini merupakan panutan bagi umat muslim maupun bagi umat yang lainnya, sehingga harus dijaga marwahnya," katanya.

Deni menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir semua kasus yang dilakukan dan melibatkan oknum ponpes atau pun yang lainnya, karena akan berakibat terhadap pengelolaan ponpes. Termasuk juga berdampak pada para santri ataupun masyarakat yang bermukim di sekitar ponpes terkait 

"Kami telah memberikan pendampingan terhadap korban S (19), dan juga bantuan agar keluarga korban tidak merasa terkucilkan di tengah masyarakat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, MS (50), seorang pemilik yayasan sekaligus ustaz di salah satu pondok pesantren di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan ditangkap karena memperkosa santriwati hingga melahirkan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perangi Narkoba, Polda Sumsel Tangkap Puluhan Pengedar Sabu dan Ganja

57 tahun lalu

Polisi Temukan Kapak Dekat 2 Mayat Lansia di PALI Sumsel

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel, Palembang dan Sekitarnya Hujan Hari Ini

57 tahun lalu

Sumsel Nol Kasus Baru Covid-19

57 tahun lalu

Mulai 1 Januari, Tarif Tes Antigen Stasiun di Sumsel Rp35.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal