Upacara Adat Sedekah Rame, Tradisi Doa Bersama Jelang Musim Tanam di Sumsel

berli
Upacara adat sedekah rame juga diisi dengan makan bersama di lahan pertanian. (Foto: Ist/Srivijaya)

Setelah upacara adat sedekah rame digelar, penggarapan sawah dimulai yang diawali dengan pengeringan air. Sawah yang mengering membuat ikan bermunculan, warga biasanya sudah menyiapkan beragam peralatan untuk menangkap ikan sebanyak mungkin.

Banyaknya warga yang menangkap ikan, secara tidak langsung membuat sawah terbajak secara gratis. Semua warga, siapa pun boleh turut menangkap ikan, walaupun tidak memiliki sawah. Ikan yang didapat pun boleh dibawa pulang atau dijual di tempat lain. 

Upacara adat sedekah rame digelar setiap tahun sebelum musim tanam dimulai, namun seiring waktu sedekah rame sudah mulai ditinggalkan petani di beberapa daerah dengan berbagai alasan. 

Namun petani di Lahat masih terus berupaya mempertahankan upacara adat sedekah rame. Selain melestarikan budaya, melaksanakan upacara adat sedekah rame juga sebagai bentuk penghambaan petani kepada yang maha kuasa. 

Bagi mereka, sawah bukan sekadar tempat bercocok tanam, namun juga sumber penghidupan sejak dahulu. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Minta UMP Naik Minimal 10 Persen, Ribuan Buruh Demo Kantor Gubernur Sumsel

57 tahun lalu

Berantas Narkotika, Polda Sumsel Tangkap 49 Tersangka Narkoba dalam Sepekan

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel Awal Pekan, Palembang dan Sekitarnya Cerah Berawan

57 tahun lalu

Menparekraf Siapkan Desa Wisata dan Kuliner di Sumsel Sambut Wisman Asal Tiongkok

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel Akhir Pekan, Sebagian Wilayah Diprediksi Hujan Lebat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal