Trauma Dianiaya Senior, Mahasiswa UIN Takut Pergi ke Kampus

Dede Febriansyah
Mahasiswa korban penganiayaan senior takut untuk pergi ke kampus. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Arya Lesmana Putera, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang menjadi korban penganiayaan beberapa seniornya kini hanya mengikuti kuliah secara online. Arya trauma akan kekerasan dan ancaman yang dialaminya sehingga takut untuk pergi kampus. 

Arya menjadi korban penganiayaan saat Diksar UKMK Litbang beberapa waktu di Bumi Perkemahan Gandus Palembang. Korban dianiaya hingga mengalami luka lebam dan disundut rokok, hingga harus dirawat di rumah sakit. 

Ibunda Arya, Maimunah mengatakan, anaknya kini masih merasa was-was untuk pergi ke kampus, sehingga lebih memilih kuliah lewat daring, mengingat kondisinya masih trauma dengan kejadian yang penganiayaan.

"Sekarang Arya masih kuliah online dan belum tahu kapan bisa offline, karena masih ketakutan untuk pergi ke kampus," ujar, Jumat (28/10/2022).

Menurut Ibunya, jangankan untuk pergi ke kampus agar bisa kuliah secara offline, untuk melihat kampus UIN Raden Fatah Palembang saja anaknya takut. "Dia bilang belum sanggup melihat kampus UIN Raden Fatah," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Instruksi Pertama Irjen A Rachmat Wibowo di Sumsel: Jangan Hedon!

57 tahun lalu

Waspada, Kasus Gejala Gagal Ginjal Akut di Sumsel Bertambah

57 tahun lalu

Tok! APBD Sumsel 2023 Disahkan, Ini Rinciannya   

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Kritik LRT Palembang, Ini Respons Gubernur Sumsel

57 tahun lalu

Irjen A Rachmad Wibowo Resmi Jabat Kapolda Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal