Tragis, Perempuan Penyayang Kucing Liar yang Luka dan Cacat Tewas Bersimbah Darah

Era Neizma Wedya
Kucing - kucing dan kondisi rumah Bukde Tina yang tewas dalam kecelakaan. (Foto: Era)

LUBUKLINGGAU, iNews.id - Kecelakaan Maut menimpa Hartina atau biasa disapa Bukde Tina (54), warga Bengawan Solo, Ulang Surung, Lubuklinggau Utara II, Sumatera Selatan (Sumsel). Perempuan yang dikenal penyayang dan pengadopsi kucing liar dan cacat ini tewas bersimbah darah setelah tertabrak truk boks.  

Selama ini Bukde Tina dikenal sebagai penyayang kucing liar yang terluka dan cacat. Belasan kucing dipelihara almarhumah. Kucing-kucing terlantar itu, diadopsinya setelah dibuang pemiliknya di pasar dan jalan.

"Selain penyayang kucing Bukde Tina ini merupakan koperasi keliling, dan biasa sehabis menangih koperasi selalu membawa makanan kucing. Di rumahnya banyak kucing liar yang dirawat," kata Jackie tetangganya, Minggu (23/5/2021).

Selain itu, korban juga dikenal baik oleh para tetangganya dan dikenal sebagai sosok yang ramah terhadap tetangga sekitar. "Sudah sekitar dua tahunan tinggal di sini, kemarin awalnya dari depan pindah ke belakang, orangnya baik ramah dan sopan. Dia tinggal dengan anaknya Andri, sedangkan satu lagi anaknya tinggal di Empat Lawang," katanya.

Sementara itu Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kasatlantas AKP Budi Harto menyatakan, korban mengalami kecelakaan di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

"Korban mengendarai motor bernomor polisi BG 2753 HO, ditabrak truk boks bernomor polisi A 9096 ZB yang dikemudikan Gunawan," katanya. 

Saat kejadian, truk boks dan korban melaju beriringan dari arah Pasar Atas, hendak menuju ke Simpang Periuk. Setibanya di lokasi kejadian, korban dengan kecepatan tinggi hendak mendahului truk boks dari sebelah kiri, sehingga oleng lalu menyenggol bagian sebelah kiri badan mobil. "Korban tejatuh dan dibawa ke RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, namun nyawanya tidak tergolong karena terluka parah," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Didukung Kadin Kalteng, Sumsel, dan Sulbar, Anindya Bakrie: Kadin Bersatu, Indonesia Maju

57 tahun lalu

Pemkab Muba Sumsel Akan Bangun Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Migas

57 tahun lalu

Picandi Mosko, Tersangka Kasus Antigen Bekas Asal Lubuklinggau Baru Jadi Manajer Kimia Farma Diagnostika

57 tahun lalu

Rumah Tersangka Antigen Bekas di Lubuklinggau Kosong, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

Tersangka Kasus Antigen Bekas Warga Lubuklinggau yang Sedang Bangun Rumah Mewah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal