Tragis, Bayi di Jombang Meninggal setelah Leher Tercekik saat Persalinan 

Mukhtar Bagus
Bayi di Jombang meninggal setelah proses persalinan yang disebut keluarga gagal. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Selain itu dia juga memiliki riwayat hypertensi dan gula darahnya tinggi. Karenanya, saat akan melahirkan dan pergi ke Puskesmas Sumobito, pihak puskesmas segera merujuk istrinya ke RSUD Jombang untuk operasi caesar. 

Namun, setibanya di RSUD Jombang, petugas justru memaksa Rohmah melahirkan normal dengan dalih kondisinya sudah siap untuk melahirkan normal. Akibatnya saat proses kelahiran berlangsung dan kepalanya sudah keluar, proses kelahirannya tiba-tiba macet sehingga leher bayi tercekik dan meninggal dunia. 

Untuk menyelamatkan ibunya, dokter kemudian terpaksa memotong kepala bayi lalu mengambil tubuhnya yang masih didalam rahim dengan cara operasi caesar. Atas sikap tim medis RSUD Jombang, Yovi mengaku kecewa, sebab sejak awal ia dan istrinya sudah berkali-kali meminta untuk operasi caesar. 

"Istri saya waktu itu juga sudah tanya, kenapa tidak dioperasi. Tapi katanya masih bisa norma. Tapi setelah dilakukan persalinan, akhirnya gagal," katanya. 

Sementara itu, pihak RSUD Jombang membantah anggapan tidak mau melakukan operasi caesar terhadap bayi Rohmah. Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Jombang dr Vidya Buana menjelaskan, saat tiba di RSUD Jombang, posisi bayi Rohmah sudah berada di pangkal rahim, sehingga dokter memutuskan untuk melahirkan normal. 

Terkait proses kelahirannya yang kemudian macet hingga menyebabkan leher bayi tercekik dan meninggal dunia, dokter memutuskan untuk segera menyelamatkan nyawa Rohmah dengan cara memotong kepala bayi dan mengambil tubuhnya melalui operasi caesar. 

"Waktu datang sudah bukaan tujuh, sehingga dilakukan persalinan normal," katanya

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Realisasi Pendapatan Negara di Sumsel Rp8,52 Triliun, Ini Sumbernya

57 tahun lalu

BI Dorong UMKM Asal Sumsel Tembus Pasar Global

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel 29 Agustus: Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan, Palembang Berawan Tebal

57 tahun lalu

29 Warga Sumsel Positif Covid-19 Hari Ini

57 tahun lalu

Waspada, Cuaca Sumsel Diprediksi Hujan Disertai Angin Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal