Tim Ahli Covid-19 Heran Tak Ada Sanksi terkait Kerumunan di McDonald's Palembang

Antara
Anggota tim ahli Covid-19 Sumsel bidang epidemiologi Iche Andriani Liberty. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Pengelola McDonald's di Palembang tidak mendapatkan sanksi meski secara jelas telah menimbulkan kerumunan. Anggota tim ahli Covid-19 Sumsel bidang epidemiologi Iche Andriani Liberty mengatakan semua tim ahli dalam rapat menyayangkan terjadinya kerumunan gerai McDonald's pada Rabu (9/6/2021).

"Kalau tidak ada ketegasan, kami khawatir akan muncul kerumunan-kerumunan lain yang tidak ada urgensinya, kami semua menunggu ketegasan pemerintah," ujarnya dikutip dari Antara, Jumat (11/6/2021).

Menurut dia, sanksi-sanski yang terdapat dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Palembang dapat diterapkan untuk kasus kerumunan tersebut, karena kerumunan itu harusnya tidak terjadi. 

Pengelola semestinya bisa mengatur proses transaksi dengan baik karena promo BTS Meal tersebut sudah direncanakan sebelumnya, namun kenyatannya kerumunan di luar gerai tetap tidak terkendali. 

Pemberian sanksi terhadap gerai tersebut setidaknya bisa berkaca pada penutupan puluhan gerai lain di berbagai daerah di Indonesia. 

Ia juga meminta masyarakat memahami jika satgas dan tim ahli Covid-19 masih berupaya keras menekan kasus positif di Palembang, karena kota pempek itu masih zona merah dan positivy rate telah mencapai 33 persen. 

"Tolong jangan anggap sepele situasi pandemi Covid-19 saat ini, karena case fatality rate (CFR) masih tinggi," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UMKM Palembang Raup Untung Besar di Tengah Pandemi, Begini Rahasianya

57 tahun lalu

BPPD Palembang Himpun Penerimaan BPHTB Rp59 Miliar

57 tahun lalu

Polisi Tembak Bajing Locat yang Curi Karet di Jalan Palembang

57 tahun lalu

Mendarat di Palembang, 9 Pesawat Tempur Akan Lakukan Pengeboman di Tanjung Pandan

57 tahun lalu

Trans Musi Akan Operasikan Bus Listrik di Palembang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal