Terpukul Pandemi, Belasan Pramugari Terpaksa Jadi Penari Tanpa Busana

Ersa Ambarita
Ilustrasi (Foto: nzherald)

JAKARTA, iNews.id – Pandemi Covid-19 yang mengharuskan sejumlah negara mengambil kebijakan penguncian (lockdown) yang berdampak luas pada banyak industri. Satu di antaranya penerbangan yang mengonfirmasi terpaksa merumahkan awak kabin. 

Pada April 2020, Air New Zealand mengonfirmasi ratusan awak kabin di Selandia Baru harus berhenti bekerja imbas pandemi Covid-19. Penghentian penerbangan dalam jangka panjang tersebut mengikuti kebijakan pemerintah yang memberlakukan kebijakan penguncian (lockdown).

Melansir laman nzherald, dalam sehari, belasan mantan pramugari korban pemutusan hubungan kerja (PHK) telah menjatuhkan lamaran kerja di situs Calendar Girl untuk menjadi penari tanpa busana alias striptis.

“Saat ini akan ada begitu banyak ribuan pramugari, pilot, dan staf lapangan yang berada dalam situasi yang sama dengan saya dan perlu melihat opsi dan karier lain untuk dapat menyiapkan makan malam untuk keluarga mereka," kata salah seorang mantan pramugari yang telah menjadi penari, yang menolak diungkap identitasnya.

Ketika tabungannya mulai menipis dan lowongan kerja yang terbatas di tengah pandemi, ia memertimbangkan keterampilan lain apa yang dia miliki. Semua itu berawal ketika melihat iklan penari tanpa busana di media sosial dan berpikir akan mengambilnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Nataru, Penumpang dan Rute Penerbangan di Bandara YIA Meningkat

57 tahun lalu

Gunung Ile Ape Erupsi, Penerbangan Pesawat Rute Kupang-Lewoleba Dihentikan

57 tahun lalu

Gunung Ili Lewotolok Erupsi, Sejumlah Penerbangan Bandara El Tari Dibatalkan

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia di Manado

57 tahun lalu

DVI Identifikasi Korban Kedua Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Pramugari Florencia Wibisono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal