"Saya meminta masyarakat yang ada di kebun, yang masuk ke hutan lindung, untuk sementara turun dulu ke kampung masing-masing," ujar Alpian.
Lebih lanjut Alpian mengatakan, imbauan ini berlaku hingga situasi dan kondisi di kebun atau hutan lindung aman dari ancaman harimau.
"Sampai nanti ada informasi apakah harimau itu masih ada di lingkup yang selama ini terjadi konflik," tuturnya.
Seperti diketahui,Seorang warga tewas diserang Harimau Sumatera di Desa Bukit Benawa, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Tubuh korban ditemukan tak utuh hanya menyisakan kaki dan tulang-tulang pada Kamis (5/12/2019).
Korban diketahui bernama Yudiansah Harianto (39) seorang petani kopi asal Desa Karang Dalam, Kabupaten Lahat. Sebelumnya, korban dinyatakan hilang usai pamit pergi ke kebun pada Senin (2/12/2019).