PAGARALAM, iNews.id - Warga Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) masih mengurungkan niatnya untuk beraktifitas di kebun pascateror harimau.
Dari pantauan, tampak warga di Dusun Meringang dan Dusun Tebat Benawa tidak beraktifitas di kebun karena takut dengan kehadiran harimau yang sudah menelan satu korban. Mereka hanya duduk dan berkumpul di luar rumah. Padahal selama ini, warga mendapatkan penghasilannya dari berkebun.
Salah seorang warga bernama Yapan mengatakan, ketakutan warga muncul setelah ada serangan harimau di sekitar 5 kilometer dari dusunnya.
"Sangat resah atas serangan harimau di perkebunan sekitar 5 km dari sini. Jadi, setiap satu jam balik. Sangat takut," kata Yapan, Rabu (11/12/2019).
Sementara itu, Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, konflik antara warga dan harimau ini terjadi di hutan lindung yang jauh dari pemukiman masyarakat. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk berdiam diri di kampungnya.