Terjaring Razia Premanisme, Anak Punk di Palembang Menangis saat Ditangkap

Firdaus
Sebanyak 46 preman jalanan berkedok pengamen dan juru parkir diamankan Polda Sumatera Selatan. (Foto iNews/Firdaus).

PALEMBANG, iNews.id - Sebanyak 46 preman jalanan berkedok pengamen dan juru parkir diamankan Polda Sumatera Selatan pada Kamis (1/10/2020). Petugas juga menyita lem dan minuman keras jenis tuak dari mereka.

Pantauan iNews di lokasi, salah satu anak punk menangis saat ditangkap petugas. Sekelompok anak punk tersebut sedang mengamen di lampu merah Jalan Soekarno-Hatta, Kota Palembang.

Anak punk bernama Angga mengaku menangis karena pertama kali ditangkap polisi. Setiap harinya Angga mengamen bersama temannya mendapatkan Rp30.000 atau Rp50.000 untuk makan dan minum tuak.

"Nggak pernah ditangkap saya, saya lagi ngamen di pasar. Per hari tergantung bisa Rp30.000 atau Rp50.000 untuk makan dan minum tuak," ucap dia.

Selain di lampu merah, petugas juga merazia preman di Macan Lindungan, Pasar Kuto dan Pasar 16 Ilir Palembang. Operasi digelar untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Preman di Medan Siram Bensin dan Ancam Bakar Warung gegara Tak Diberi Uang

57 tahun lalu

Polisi Razia Angkutan Barang Selama Arus Balik Lebaran di Sidoarjo, Melanggar Ditilang

57 tahun lalu

Terjaring Razia, Pelaku Balap Liar Dihukum Dorong Motor 5 Km ke Polres Tuban

57 tahun lalu

Razia Miras di Gresik Jelang Ramadhan, Puluhan Botol dan Sejumlah Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Polda Sumbar Razia Tambang Emas Ilegal, 7 Pelaku Ditangkap 5 Alat Berat Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal