Dia mengatakan, saat ini pemasangan trap box dan kamera trap sudah hampir rampung dikerjakan. "Ada delapan camera trap yang kita pasang dan satu unit box trap di Semendo. Besok hari Senin pukul 07.30 akan diadakan rapat koordinasi di Pemkab Muara Enim, dlm upaya penanganan konflik harimau dan manusia ini di Kabupaten Muara Enim," kata Pandji.
Menurut Pandji, hal itu dilakukan guna melihat pergerakan harimau yang sudah meresahkan dan mengancam keselamatan manusia tersebut.
“Itu sesuai intruksi Pak Gubernur. Tim Satgas juga terus berkoordinasi dengan masyarakat. Saat ini, antisipasi dan penanganan dilakukan titik-titik yang menjadi prioritas," tuturnya.
Menurut dia, masuknya harimau itu keperkebunan warga diduga lantaran habitat mereka terganggu. Namun hal itu masih dalam penyelidikan.
“Namun bisa jadi juga karena terganggunya rantai makanan, sehingga harimau tersebut keluar dari habitatnya. Kita juga mengimbau agar masyarakat terus menjaga kelestarian lingkungan. Dan jangan sekali-sekali mengganggu habitat hewan,” ujarnya