PALEMBANG, iNews.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memberikan perhatian khusus terhadap keresahan masyarakat di Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat dan Muara enim yang mengalami gangguan dari binatang buas, salah satunya harimau.
Selain sudah membentuk Satgas khusus yang terdiri atas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat Kementerian LHK, Dishut Prov Sumsel (UPTD KPH Semendo), dan berkoordinasi dengan Camat Semende Darat Laut, Kades Muara Dua dan masyarakat untuk mengantisipasi serangan harimau tersebut. Masalah tersebut juga sudah dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup.
Saat ini tim Satgas pun telah melakukan upaya pemasangan delapan unit kamera trap dan satu unit box trap di beberapa titik yang menurut laporan sering terlihatnya harimau tersebut.
Pemasangan kamera itu juga akan diperbanyak di sejumlah titik. Hal itu menyusul sikap beberapa NGO yakni FHK, WCS, ZSL yang akan memberikan bantuan camera trap sebanyak 55 unit.
“Kita juga akan melibatkan beberapa pihak untuk penanggulangannya. Camera trap juga rencananya akan kita tambah yang merupakan bantuan NGO,” kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Pandji Tjajanto, Minggu (29/12/2019).