Vaksin AstraZeneca yang diterima merupakan 'batch' atau kumpulan produksi berkode CTMAV458, sedangkan vaksin Astra-Zeneca yang dihentikan Kemenkes berkode batch CTMAV547.
Sejak pertama kali program vaksinasi Covid-19 dimulai, pihaknya telah menerima lebih dari 600 ribu dosis vaksin produksi Sinovac dan AstraZeneca.
"Vaksin tersebut secara bertahap telah disuntikkan kepada SDM kesehatan, lansia, dan petugas pelayanan publik," ujarnya.