Sumsel Darurat Narkotika, Pengedar Menyebar hingga Pelosok Desa

Dede Febriansyah
Peredaran narkoba di Sumsel menyebar hingga pelosok desa. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Menurutnya, BNN telah mendapat tanah hibah di Ogan Ilir dan Pagar Alam untuk dijadikan tempat rehabilitasi. Masing-masing lokasi memiliki luas lahan sekitar 5 hektare. Pemprov menarget pusat rehabilitasi itu bisa terealisasi paling lama 2024 mendatang.

"Kolaborasi BNN bisa dengan menyerahkan aset tersebut kepada Pemprov Sumsel untuk dibangun, kemudian diserahkan kembali ke BNN. Atau Pemprov mengalokasikan dana pembangunan gedung melalui Bantuan Gubernur," katanya.

Pemprov Sumsel berharap pusat rehabilitasi dapat menyelamatkan anak bangsa yang terpengaruh narkotika. Pengelolaan tempat rehabilitasi nantinya diserahkan semuanya ke pihak BNN.

"Pengelolaannya jelas BNN yang lebih paham. Rumah rehabilitasi yang dihadirkan gratis, bukan berbayar sehingga mengaturnya harus BNN," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang 

57 tahun lalu

Menhub dan Gubernur Sumsel Bagikan Kartu Elektronik LRT Khusus Disabilitas

57 tahun lalu

Menhub dan Gubernur Sumsel Bagikan Kartu Elektronik LRT Khusus Penyandang Disabilitas

57 tahun lalu

Hotel dan Restoran di Sumsel Didorong Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan

57 tahun lalu

Polda Sumsel Sebut Oknum Polisi yang Tampar PM TNI Benar-Benar Gila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal