Sosok Laksamana Cheng Ho, Penjelajah Bentuk Komunitas Islam China Pertama di Nusantara

Avirista Midaada
Sosok Laksamana Cheng Ho, Penjelajah Bentuk Komunitas Islam China Pertama di Nusantara (Foto: Ilustrasi/Ist)

Memang sebelum abad ke-19, imigran China hanya terdiri dari orang laki-laki saja. Di tempat-tempat baru yang mereka datangi, imigran China itu lalu kawin dengan wanita setempat atau wanita China peranakan. Maksudnya, wanita China yang dilahirkan dari perkawinan antara Tionghoa laki-laki dan wanita pribumi.

Barulah migrasi wanita Tionghoa ke Asia Tenggara mulai terjadi pada pertengahan abad ke-19 dan permulaan abad ke-20. Imigrasi wanita Tionghoa itu bertalian dengan fasilitas penggunaan kapal api dan rendahnya biaya pengangkutan. Sejak itu, imigrasi orang-orang Tionghoa laki-laki dan perempuan meningkat sekali.

Itulah kisah sosok Laksamana Cheng Ho menjadi penjelajah China yang tiba di Nusantara dengan komunitas Islamnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
10 bulan lalu

IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029

11 bulan lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

12 bulan lalu

Asal Usul Wangsa Sailendra, Raja Gunung yang Menggetarkan Jawa Kuno

12 bulan lalu

Misteri Salakanagara Berdiri Abad 2 Masehi, Benarkan Kerajaan Tertua di Nusantara?

1 tahun lalu

7 Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal