Situasi di Lebanon Memburuk dengan Cepat, Warga Marah Atas Kenaikan Harga

Syarifudin
Massa melempari kendaraan militer Lebanon dengan batu dalam aksi protes dipicu krisis keuangan yang melanda. (Foto: Ist)

BEIRUT, iNews.id - Situasi di Lebanon memburuk dengan cepat setelah serangkaian krisis melanda mulai dari politik hingga keuangan. Warga marah atas kenaikan harga, pemadaman listrik dan kesulitan mendapatkan obat-obatan. 

"Situasinya tampaknya semakin buruk, dan segalanya akan meningkat karena kita menghadapi nasib politik dan sosial yang sulit," ujar Panglima Militer Lebanon Jenderal Joseph Aoun saat memeriksa unit tentara yang dikerahkan di Lembah Bekaa.

Aoun mengatakan kepada unit militer bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban. “Tanggung jawab kita besar pada tahap ini, dan kita dituntut menjaga keamanan dan stabilitas tanah air dan mencegah kekacauan,” papar dia.

“Militer adalah satu-satunya institusi yang masih aktif, tentara adalah pencegah kekacauan. Saya tahu bahwa Anda tidak akan membiarkan siapa pun menyerbu tanah kita, dan Anda tidak akan membiarkan keadaan ini membuat Anda kehilangan milik Anda atas tanah air Anda, identitas Anda, dan tanah Anda. Apa yang kita alami hari ini adalah krisis sementara dan akan berlalu,” ujar dia.

Ketegangan meningkat di Lebanon pada Jumat (16/7), dengan kerusuhan yang menyebabkan lebih dari dua lusin orang terluka di kota utara Tripoli, termasuk lima tentara yang diserang dengan granat tangan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gandeng TNI, Sumsel Mulai Optimasi dan Intensifikasi Lahan Pertanian

57 tahun lalu

Antisipasi Covid-19 di Perairan, Polairud Polda Sumsel Siagakan Ambulans Terapung

57 tahun lalu

Jalan Menuju Bengkulu Rusak, Segini Anggaran Perbaikan yang Disiapkan Sumsel

57 tahun lalu

Krisis Ekonomi, Kemiskinan Meningkat Warga Lebanon Makan Sayur

57 tahun lalu

Lebanon Krisis Ekonomi: Kain Bekas Jadi Pembalut hingga Tentara Sewakan Helikopter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal