"Vaksin yang diberikan juga sudah melewati berbagai uji dan hasilnya bagus semua," katanya.
Dokter Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang dr Indra S Nasution mengatakan, pada pemeriksaan visum yang dilakukan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Wajahnya sudah membiru, pendarahan pada bola mata, tangan, dada dan kaki," katanya.
Menurutnya, jenazah meninggal diduga karena kehilangan oksigen yang sangat lama. Meski begitu, dia tidak dapat mengetahui jika ada penyebab kematian lain.
"Hanya visum luar karena tidak dilakukan autopsi," ujarnya.