Separatis di Papua Terus Berulah, Tembak Mati Guru dan Bakar 3 Sekolah

Andi Mohammad Ikhbal
Kelompok separatis. (Foto: Ist)

"Pada 2018, Guspi Waker memberi perintah kepada Nau Waker untuk melakukan penembakan di Mile 69 PT Freeport Indonesia di Tembagapura, dengan kerugian barang 1 buah kendaraan WLP," kata Iqbal.

"Polri telah melakukan uji laboratorium balistik terhadap senjata jenis steyer yang di gunakan oleh Nau Waker," ujar Iqbal menambahkan.

Sebelumnya, terjadi penembakan terhadap warga sipil Oktovianus Rayo (42), seorang guru SD yang tinggal di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Kamis pukul 09.30 WIT. Guru tersebut tewas setelah ditembak sebanyak dua kali oleh anggota separatis yang masuk ke dalam kios rumahnya.

Aksi teror tak kunjung berhenti. Tiga sekolah yakni SD, SMP dan SMA di wilayah Kampung Julukoma, Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua dibakar kelompok separatis pimpinan Nau Waker.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Separatis Tebar Teror, Guru Bukan Warga Asli Papua Akan Dievakuasi ke Timika

57 tahun lalu

Berita Duka, Gubernur Sumsel Ke-14 Mahyuddin Meninggal Dunia

57 tahun lalu

7 Kabupaten di Sumsel Dapat Kuota Peremajaan Karet, Rp11,5 Juta per Hektare

57 tahun lalu

Gandeng Ponpes di Sumsel, Pusri Dorong Minat Santri Jadi Petani

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 3 Pembakar Lahan di Muratara Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal