Sejarah Jembatan Ampera, Ikon Wong Palembang di Atas Sungai Musi

berli
Sejarah Jembatan Ampera menarik untuk diketahui. (Foto: Ist)

Awalnya jembatan tersebut diberi nama Jembatan Bung Karno, sebagai ungkapan terima kasih kepada Presiden Soekarno yang telah mendukung dan berjuang untuk mewujudkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Palembang Ilir dengan Palembang Ulu. 

Namun kemudian, tidak lama setelah diresmikan terjadi pergolakan yang berujung anti Soekarno. Akhirnya jembatan tersebut berubah nama menjadi Jembatan Amanat Perjuangan Rangkat (Ampera), sebuah slogan yang sering disampaikan dalam aksi aktivis saat itu. 

Rencana pembangunan jembatan untuk menyatukan Palembang yang dibelah Sungai Musi sebenarnya sudah ada sejak masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1924. Namun hingga Belanda meninggalkan nusantara jembatan tidak kunjung dibangun dengan berbagai kendala, salah satunya krisis keuangan yang membuat Belanda menghentikan semua proyek besar termasuk jembatan di Sungai Musi. 

Bagian tengah Jembatan Ampera dapat diangkat agar kapal besar dapat lewat. (Foto: Kemen PUPR)

Kemudian pada awal kemerdekaan, gagasan membangun jembatan ini kembali muncul. Pemerintah daerah bersama tim berangkat ke Jakarta menghadap Presiden Soekarno untuk mengusulkan pembangunan jembatan di atas Sungai Musi. 

Presiden Soekarno memberikan dukungan dengan syarat dibangun taman di sekitar jembatan, yang salah satunya dikenal dengan Taman Nusa Indah. Dalam proses pembangunannya, beberapa bangunan peninggalan Belanda di bagian ilir serta rumah warga di bagian ulu terpaksa dibongkar. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sumsel Kawal Aktivitas Tambang hingga Distribusi Minyak dan Gas

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel Akhir Pekan: Palembang dan Sekitarnya Diprakirakan Hujan

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lubuklinggau Sumsel

57 tahun lalu

Polda Sumsel Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman Selama Natal dan Tahun Baru 2023

57 tahun lalu

2 Pekan, Polda Sumsel Ungkap 51 Kasus Tambang Minyak Ilegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal